Seorang santri yang sedang antusias menyelami dunia teknologi, membangun fondasi *coding* yang kuat, dan bersiap meniti karir profesional di bidang IT.
"Malam itu mengubah segalanya. Semangatku kini menyala lebih terang dari sebelumnya untuk terus mengejar impian masa depanku."
Menjadi seorang Arsitek Developer dengan terus mengasah keahlian *coding* (pemrograman) mulai dari dasar yang kuat.
Namaku Muhammad Jausyan Dzinnun. Saat ini, aku adalah seorang santri dan pelajar kelas 9 di SMP Pondok Pesantren Al-Furqon MBS.
Jika banyak orang menemukan jalan hidupnya di usia dewasa, ketertarikanku pada duniaku yang sekarang justru telah bersemi sejak aku masih sangat kecil. Kisah ini dimulai saat aku berusia 5 atau 6 tahun. Di saat anak-anak sebayaku mungkin sibuk dengan mainan fisik, aku selalu memiliki rasa penasaran yang besar untuk membuka dan memakai laptop milik papaku. Tujuanku saat itu sederhana: untuk bermain game yang sangat kucintai, yang juga menjadi "game umat" bagi banyak anak, yaitu Roblox.
Keajaiban pun terjadi. Ketertarikanku pada game itu secara tidak langsung membuka pintu dunia bagiku. Di usia 7 tahun, aku sudah lancar berbahasa Inggris dari dasar. Kemampuan ini tidak kudapatkan dari buku teks, melainkan dari keberanianku berbicara di obrolan *server* bersama orang-orang luar negeri berbahasa Inggris.
Namun, layaknya sebuah koin yang memiliki dua sisi, ada kebiasaan kurang baik yang mengiringi perjalananku. Aku bisa menghabiskan waktu minimal 8 jam hingga maksimal 12 jam sehari di depan laptop. Akibatnya, ada harga yang harus kubayar: mataku terkena radiasi dan menjadi minus (rabun jauh).
Akan tetapi, aku tidak menyesal, karena fondasi itulah yang memberiku pengalaman yang mustahil kudapatkan tanpa pengorbanan tersebut. Dari jam-jam panjang di depan layar, aku menguasai kemampuan mengetik dengan sangat cepat. Aku juga memiliki keahlian untuk mengakses berbagai celah web yang cara kerjanya tidak banyak diketahui orang awam. Kebiasaanku berargumen dengan orang-orang luar negeri menggunakan bahasa Inggris membuat logikaku semakin tajam. Semakin banyak aku mencari tahu, semakin luas pula pemahaman yang kudapatkan. Rasa penasaranku tak pernah padam.
Hingga tibalah sebuah momen penentuan. Di suatu malam setelah ibadah salat Isya, aku memutuskan untuk menemui seorang ustaz yang kukenal. Beliau bukanlah ustaz biasa; beliau adalah sosok yang 'hebat' di bidang yang selama ini kuimpikan. Aku melangkah mendatangi kantornya dan memberanikan diri untuk bertanya tentang kursus yang bisa kuikuti.
Tanpa kusangka, reaksi beliau sangat ekspresif dan menyambut hangat pertanyaanku. Sambutan dan antusiasme dari sang ustaz itulah yang menjadi percikan api baru dalam diriku. Malam itu mengubah segalanya. Semangatku kini menyala lebih terang dari sebelumnya untuk terus mengejar impian masa depanku—fokus mengasah keahlian *coding* dan mewujudkan impianku menjadi seorang *arsitek developer*.
Tempat di mana jejak karya dan hasil pembelajaran *coding* saya akan segera ditampilkan.
$ npm start building-future
> Compiling ideas...
> Learning new stacks...
_ system.status = "Under Construction";
Ada kolaborasi yang ingin didiskusikan atau sekadar ingin menyapa? Jangan ragu untuk menghubungi!